Tampilkan postingan dengan label nouv intruduce. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nouv intruduce. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Februari 2014

Terima Kasih Proff!!!



Malam ini mendpatkan sebuah pengalaman luar biasa dari salah satu program televisi yang menampilkan orang-orang pintar di bidang hukum dan kayanya saya tidak perlu untuk menyebutkan acara apa itu karena jelas kalian pasti tau kecuali kalian tidak punya Televisi di rumah kalian.

Kenapa saya bilang sebuah pengalaman luar biasa walaupun hanya sekedar siaran televisi itu di karenakan  sebuah pesan tersirat yang di sampaikan didalamnya yang begitu dapat menginspirasi kita para kaum muda yang masih begitu terbakar api idealism dan jiwa berontak yang begitu besar maka beruntunglah kalian yang telah menonto tayangan yang berdurasi sekitar dua jam tersebut. 

Ada sebuah pembelajaran yang dapat saya petik yaitu “ ketika kita ingin melakukan sesuatu maka kita harus mendasari hal tersebut dengan keilmuan yang sesuai, bukan asal bicara yang malah akan menjatuhkan kita.” Sebuah petikan yang begitu luar biasa yang dapat saya ambil dari sebuah steatment yang keluar dari seorang Guru besar kriminolog Indonesia Bapak. JE. Sehetapy (Maaf jika saya salah dalam menuliskan Nama). Begitu lantang beliau membicarakan menganalogikan dan bahkan memaparkan apa saja yang memang selalu ada bukti sahih keilmuan yang dapat beliau jadikan sebuah pembuktian dan memang hal itu membuat orang atau pun lawan bcara beliau harus berfikir dua kali utnuk membantahkan pernyataan beliau. Tak disitu saja, ketegasan dan kekuatan beliau dalam memegang almameter beliau sebagai seorang ahli hukum sangat begitu luar biasa yang mengukin kata sang pembawa acara “ hanya sedikit pengacara yang mengerti hukum, dapat ada begitu banyak pengacara yang banyak titel namun kurang mengerti hukum.” Kira-kira seperti itulah kalimatnya.

Hidupku, Hidup Kalian = Nikmati Saja Lah..

Hujan di pagi ini membuat aku kembali larut dalam tidur sampai siang yak arena begitu mensyukuri nikmat tidur jam 12 gini baru bangun deh tapi tidak apa-apa yang penting udah bangun kembali daripada tidak bangun-bangun nanti di kira mati lagi. Bangun tidur udah di kejutkan dengan mention twitter yang menyatakan aku punya m****n selusin, Subhannallah luar biasa sekali dan menjadikan aku seperti sosok yang gimana ya nnatinya??
Penggambaran melalui hal seperti itu membuat aku jadi malu sendiri dan yang jelas itu adalah sebuah cambuk peringatan supaya aku tidak seperti itu lagi karena ya memang indah sebentar namun yang di tuai nantinya seperti sebuah  efek domino dalam kehidupanku. Ya mau bagaimana lagi sudah di takdirin Tuhan untuk mudah menaklukan wanita ya di nikmatin aja dan yang jelas di jalankan aja sampai akhirnya aku sadar ini harus di akhiri untuk merubah perspektif orang terhadap, mau sampai kapan aku di bilang Buaya?? Tapi menurut seorang ahli Zoology ternyata buaya jantan itu hanya memiliki satu pasangan hidup selama hidupnya artinya menjadi seorang yang buaya itu adalah sebuah jalan menuju kesetiaan menurut pandanganku sementara ini. Tau deh kalau pandangan wanita?? Mungkin buaya masih identic dengan PLAYBOY cap Kabel+Isolasi kali ya??

Jumat, 08 Maret 2013

Anak kampung, apa Salahnya?? (Part I)



Niatku ketika sudah memasuki perguruan tinggi, “aku sudah tidak ingin mengikuti organisasi intra Kampus apapun itu.” Ucapku dalam hati waktu itu. Berhasil memang selama satu tahun lebih tidak ada namanya organisasi intra kampus yang ku ikuti bahkan untuk sekedar berteman . memang benar kaya orang-orang kalau sikap paling edialis itu kita ciptakan ketika status kita sudah menjadi mahasiswa, terlepas dari mahasiswa itu mahasiswa kupu-kupu, mahasiswa kutu buku, ataupun mahasiswa aktifis atau organisator semua memiliki edialis sesuai dengan pola fikir mereka masing-masing yang mana imbasny a adalah bagaimana nantinya cara pergaulan dan bersikap dilingkungan kampusnya itu sendiri. Ya itulah mahasiswa, pemuda-pemuda yang memiliki kekuasaan bahkan untuk menjatuhkan seorang presiden sekalipun. Jadi ingat orasi Presiden pertama Republik ini yang saya baca di Buku Jas Merah “Butuh 1000 orang tua untuk mengangkat gunung Semeru, tapi cukup 10 pemuda untuk mengguncangkan dunia!!”, ucapnya saat berorasi kala itu (semoga orasi yang saya tulis benar ya ^_^V). Bayangkan kehebatannya seorang pemuda ya kalau boleh dibilang mahasiswa lah sekarang.
Baik langsung saja kayanya saya bercerita bagaimana perjalan rahasia saya di dunia organisasi. Yang jelas saya belajar berorganisasi pertama adalah dirumah saya dengan sedikit sikap otoriter dari kepala rumah tangga  organisasi keluarga saya.di keluarga saya di didik dengan sikap otoriter, keras, mandiri,biJaksana, dan ya mungkin kalian juga mengalami apa saya rasakan ketika itu. Yang jelas alasan pendidikan seperti itu selalu ada embel-embel, “itu untuk kebaikan mu nak...” kata hampir semua orang tua kepada seluruh anak-anaknya dirumah. Lanjut ke  Masa selanjutnya masa Sekolah Dasar atau yang lebih akrab di sebut SD. Sorry ya kawan saya Tknya Eksel, jadi langsung ke SD aja bukannya sombong sih hanya saj kebetulan di kampung saya tidak ada Tknya. Masa Sekolah Dasar saya lalui begitu saja dengan masa anak kecil yang luar biasa bermain, nangis, berkelahi dan ya kenakalan-kenakalan anak kecil, saya yakin masih saja  sama tidak berbeda. Tapi di masa Sekolah Dasar inilah saya mengenal organisasi pendidikan pertama saya, apa itu?? Menjadi seorang sekretaris kelas di kelas 3. Jadi sekretaris yang waktu itu sangat membanggakan bagi saya dan terutama bagi perkembangan berorganisasi saya sekarang, bertanggung jawab dan loyalitas pada masa anak-anak memang sedikit luar biasa. Ada kelucuan ketika mengingat, ada kebanggaan ketika dirasakan, dan sedikit haru ketika menyadari apa yang saya dapatkan sekarang. Itu baru kelas tiga, kelas 4 sampai kelas 6 selalu saja masuk kepengurusan kelas yang sebenarnya kalau boleh dibilang kami yang jadi pengurus hanya tahu Tanggung jawab dan slalu mengerjakan apa yang di perintahkan oleh wali kelas dan guru-guru masa sekolah itu.
Sejak saat itu setiap tahuan ajaran baru tidak jauh-jauh jabatan saya dari ketua kelas sampai seksi-seksi (sekarang divisi disebutnya) dalam susunan organisasi di sekolah waktu itu. Luar biasa memang sangat membanggakan memang. Pengalaman dimasa SD itu juga awal saya menekuni dunia Pramuka ya sebuah organisasi yang  berdiri pada tahun 1961 di pelopori sama Baden powell si bapak pramuka dunia. Di pramuka dulu ya baju saya masih yang kain biasa aja, trus pake baret, ada pisau belati plus tali putih sebesar gelang tangan, ada peluit ditambah kacu juga dan lambang-lambang pramuka mulai boy scout sampai lambang pramuka daerah Kalimantan selatan juga sama lambang pramuka siaga. Pertama ikut pramuka saya memang sedikit grogi juga malu-malu arena waktu masih kecil saya phobia sama gelap malam. Itu juga karena saya fikir pramuka kerjaannya jalan-jalan di malam hari ga jelas gitu tapi ternyata banyak manfaatnya. Itu pengalaman di SD dulu kawan, masih banyak hal yang tidak saya ungkap mungkin karena terlalu privasi atau juga mungkin karena sudah lupa seluruh kejadiaanya.
Lanjut masa SMP, menurut kalian apa yang saya lakukan dimasa SMP??? Udah mulai kenal Cewe?? Udah berani kencing sendirian malam-malam?? Atau masih kaya waktu SD agak culun-culun manja dengan ketampanannya??  Mari kita lihat saja di cerita dibawah ini....................
terlalu formal kayanya kalau aku pake subjek saya, jadi pake subjek aku aja ya.. 
SMP masa menangah pertama dimana pergaulan dan lingkungan ku sudah mulai sedikit meluas, sudah memiliki teman-teman baru dan guru-guru baru yang ternyata sulit di prediksi seperti apa mereka di awal masuk sekolah.
Disini dimana aku mulai mengenal sebuah lingkungan baru namun entah kenapa semua organisasi intra sekolah tak satupun aku ikuti tak banyak yang dapat ku ceritakan tentang masa keorganisasian kala itu. Mungkin karena masa peralihan siklus menuju remaja yang dewasa sehingga sedikit terlupakan apa makna keorganisasian saat itu. Bahkan sampai aku lulus disana tak ada namaku terpampang di buku sejarah sekolah itu sebagai seorang pemimpin atau apapun divisinya. Entah apa yang ada dibenakku saat itu. Tapi walau bagaimanapun masa itu adalah salah satu masa terbaikku dalam menjalani hidup karena bagiku setiap fase kehidupan merupakan retorika baik dari Sang Penguasa Alam.
SMA, sekolah Menengah Keatas yang sangat bersejarah bagiku karena begitu banyak hal-hal luar biasa disini. Mulai dari keberanianku sebagai pemuda kampung yang bersekolah di kota besar yang punya gelar kota pelajar, kehidupan berkesenian, sampai merasakan nikmatnya organisasi yang lama aku tinggalkan.
Langsung saja ke isi cerita, dimana awal yang sungguh diluar dugaan semua orang aku seorang anak petani kampung berani memilih jalan yang luar biasa yaitu bersekolah dikota besar. Kenpa diluar dugaan?? Yang awalnya niat hanya ingin liburan dengan teman satu SMP ku dulu Ke Banjarbaru, tiba-tiba di jalan kami terfikirkan untuk coba-coba mendaftar di sekolah-sekolah yang tersebar di banjarbaru, Dari coba-coba inilah akhirnya kami bisa berstatus salah satu siswa di sekolah Idaman kami. Berniat pengen masuk sekolah unggulan akhirnya hatiku jatuh cinta disalah satu sekolah non unggulan, ya hanya karena ada seperangkat Gamelan yang ku lihat di aulan sekolah itu pilihan sudah bulat akan bersekolah disana tanpa memikirkan sekolah-sekolah unggulan lainnya. Agak sedikit bersinggungan dengan ke inginan kakak dan orang tua waktu itu, namun akhirnya mereka memahami kenapa aku begitu ingin sekolah disana.
Bersekolah dikota besar sekelas Banjarbaru memang butuh fisik dan mental yang luar biasa bagaimana tidak, begitu banyak hal-hal yang tidak ku dapatkan dan tidak ku bayangankan terjadi di kota besar ini. Awal masuk saja aku sudah harus salah jadwal P2B sekolah, seharusnya minggu depan aku malah udah yolong aja ke sekolah itu, jadilah aku ditertawakan paman sekolahan. Tapi tidak masalah hidup memang harus selalu berjuang jika kita ingin keberhasilan di hadapan kita.
Ada sebuah kejadian yang sangat menginspirasi kehidupan ku sampai sekarang ini, pada sebuah kelas mata pembelajaran TIK, sejenis pemahaman tentang pengaplikasian Komputer, aku yang memang orang kampung dan tak pernah mengetahui bagaimana menggunakan komputer seeperti orang linglung yang berusaha meminta bantuan teman disamping saat itu. Tak hanya itu kemudian si Bapak yang memberikan mata pelajaran ini juga akhirnya menghinaku ketika melihat asal kelahiranku yaitu “Panggung”. “Ada yang salah dengan nama tempat kelahiran ku itu ya??” kataku dalam hati saat itu. Sungguh penghinaan yang luar biasa. Yang membuat ku sangat kecewa adalah ibuku dibawa-bawa saat itu. Mereka tidak menyadari betapa besar perjuangan ibuku dalam melahirkanku. Penghinaan itu menjadi cambuk pelecutku sejak saat itu hingga aku berjanji dan berprinsip, “Semakin kita bersalah dari daerah ujung, maka semakin kita harus menjadi besar didaerah yang besar!!.” Dan kalimat itu sungguh menjadikanku pribadi yang luart biasa setelahnya. Tak ada kata takut, minder, bahkan untuk berkata tidak pun pantang dalam hidupku selama aku masih bisa melakukannya. Bapak guru yang tadinya menghinaku pun akhirnya iba kepada dan tanpa sadar begitu banyak mereka yang sayang kepadaku setelahnya berdasarkan sikapku yang sederhana dan selalu berkata iya ketika diperintahkan. Itu salah satu pengalaman heroikku kala itu.
Ada lagi sebuah kejadian yang bagiku membuatku pemberani berbicara di depan umum untuk menyampaikan retorika-retorika. Pagi senin itu dimana semua orang berbaris dan aku terpaksa harus menjadi pemimpin upacara setelah tak seorangpun di kelasku mau menjadi pemimpin upacara, semua susunan kata salah, kegugupan yang luar basa kala itu menyelimuti jiwaku, sehingga semua orang yang mengikuti upacara itu tertawa namun hanya ada 3 orang yang tak tertawa dan selalu meyakinkanku kala itu, dia adalah Mas Eko si bapak guru TIK, Pak Arul si guru Olahraga yang sudah aku anggap seperti kakakku sendiri dan Ibu Elly wali kelas yang punya keyakinan bahwa aku akan menajdi orang besar suatu saat nanti, semoga saja Ibu Amiiiiiin. Tak bisa kutahan rasa maluku, namun ada sebuah sisi yang kurasakan berbeda saat itu yaitu sisi keberanianku yang keluar disaat semua orang tak ada yang berani, sisi pembawaan diriku yang sederhana disaat semua orang menertawakanku, apa benar itu aku si anak kampung?? Ya ternyata benar itu adalah aku si anak kampung anaknya petani. Sejak saat itu kembali ada kata bijak yang menghiasiku “Berani mencoba walau gagal akan mengarah keberhasilan jua nantinya, belum mencoba sama sekali maka tak ada kata berhasil dalam hidupmu!!” sangat luar biasa masa itu dan ya memang benar sampai sekarang sungguh sangat berpengaruh.
Di Masa SMA ini Pula Lah aku mulai mengalami CLBK sama Pramuka dan dunia Pegunungan, Mulai dari Pramuka sekolah< sampai pramuka eksternal sekolah semua ku Ikuti sampai kami punya Basecamp di pos satpam SPP SPMA Banjarbaru (tempat kerjanya Ka Abdus si Penggila Pramuka sampai mati) dan juga pada akhirnya kami membuat perkumpulan yang kami berinama “Gila Pramuka Banjarbaru”. Ada yang sanggup gila-gilaan dengan dunia pramuka yang dimanapun ada acara pramuka selalu berusaha hadir mengapresiasi acaranya.
Tiga masa yang luar biasa di lihat dari siklus bersekolahku dari SD, SMP, sampai masa SMA yang menjadikanku seperti Sekarang ini. Mohon maaaf di episode kali ini tidak dibahas masalah percintaan, kehidupan yang begitu privasi, dan pergaulan dengan teman-teman dimasa-masa tersebut.
Ucapan terimakasih untuk kalian para orang-orang yang telah berjasa di 3 dimensi waktu sekolah yang sungguh sangat luar biasa bagi aku pribadi, tak ada benci, tak ada luka dan tak ada lupa. Semua yang terjadi adalah sebuah prosesku menjalani kehidupan dengan fase-fase yang luar biasa.

“Tak ada kata Lupa untuk kalian
hanya segenggam rindu di ujung lidah saat bertemu harapku”

Sabtu, 09 Februari 2013

Persahabatan kepompong yang belum tentu jadi kupu-kupu

Berbicara pertemanan kita semua pasti udah tau bagaimana cara berteman bagaimana cara kita bergaul dan hidup saling bersosial, ya untuk menuju kehidupan yang sosial. Pada ngerti ngga sama maksud sosial tersebut??? Kayanya sih udah pada faham nih, dan dapat juga gue bayangin loe-loe pada ngangguk-ngangguk kepala saat baca kata sosial tersebut. Udah kita tinggalin kata sosial dengan kesepakatan kalian semua memhami baik secara harfiah, secara tata bahasa, secara ilmu sosiolog dan secara faham keilmuan lainnya tentang apa yang dimaksud dengan sosial. 
Sahabat sebuah jalinan erat antar sesama baik yang nyata maupun hanya khayalan


Senin, 24 September 2012

kepemimpinan "Bersambung"

"Seorang pemimpin memang tidak pernah merasa siap, namun yang ada dihatinya adalah bagaimana cara dia berusaha untuk dapat menjalankan segala tanggung jawabnya"

Gambar

Kenapa gue kasih judul Kepemimpinan "Bersambung" ?? itu semua karena emang ada tahapan dalam sebuah manajemen kepemimpinan jadi silahkan dinikmati dan bacalah sampai dimana kau suka..

teeeeeeteeteteteteteteeeeeeeeet..

1

2

3

SILAHKAN DIBACA... :D

Pernah berfikir untuk menjadi seorang pemimpin?? Ada pasti bilang pernah namun tidak siap untuk saat ini, sungguh klasik kawan alasamu terlalu pengecut dan sepertinya hanya ingin mengapresiasi atau bahkan hanya sekedar bisanya mengkritik tanpa mau terjun langsung merasakan apa yg orang lain rasakan sebagai pemimpin.

Oke cukup membicarakan orang lain, sekarang mari anda dengarkan bagaimana cara seseorang mengarungi hidup sebagai pemimpin, baik buruknya dan sebagainya. Seperti sebuah kalimat yang menyatakan “sebelum menjadi pemimpin kelompokmu, maka belajarlah dulu memimpin diri sendiri untuk menjadi lebih baik.” Wow luar biasa begitu menginspirasi dalam hidup saya, tapi bagaimana dengan anda sekalian?? Apakah juga menginspirasi dalam kehidupan anda?? Semoga saja, Amiiin..Amiiin Ya rabb.

Biar enak penyampaiannya mungkin akan saya sebut saja dengan Manajemen Kepemimpinan Diri. Yang mana manajemen yaitu suatu upaya, cara, yang tersitematis dan mempunyai tujuan. Sedangkan Kepemimpinan yaitu suatu sikap seseorang  dalam mengajak, mempengaruhi menuju suatu tujuan yang sama. Jadi artinya manajemen Kepemimpinan diri adalah bagaiaman seseorang dengan cara yang tersistematis mempengaruhi dirinya menuju pemahaman hidup yang lebih baik dan semakin baik kedepannya. Udah kaya narasumber yang lagi ngasih materi sama peserta dalam sebuah seminar aja ni gue *hahahahahhha* Semoga saja semua stuju dengan apa yang saya sampaikan tadi, karena kalo banyak yang tidak setuju maka sudah tidak ada alasan lagi buat saya untuk tetap mempertahankan satu paragraf ini *weits sok tegas sekali si Nono  ni*

Baik guys sekarang kita mulai pertualangannya ya,  sebenarnya semua orang punya sikap menjadi seorang pemimpin tapi bagaimana seseorang tersebut mampu menggali dan mengembangkan sikap kepemimpinannya?? *udah punya ngga loe-loe pade ntuh sikap??? Heheheheheh, kalo belom yaudah beli aja ntar di Toko B***s , ckckckcckckckckc* becanda aja ko, yang jelas belajar aja buat menggali dan mempelajari sikap kepemimpinan itu dulu.

Kalo kita sudah mempelajari dan menggali sikap itu sekarang bagaimana caranya kita bisa menjalankan sikap tersebut untuk memanajemen dalam kehidupan sehari-hari kita untuk diri kita dulu sebelum ke skala yang lebih luas. Karena kalo kita berhasil maka pencitraan kita sebagai seorang pemimpin  akan terlahir dan orang-orang yang ada di sekitar kita pun akan respek sama kita.

Lalu selanjutnya hilangkanrasa takut, ragu-ragu dan juga sombong. Kenapa saya bilang begitu??? Anda bayangin aja ketika anda ingin melakukan suatu tapi masih dinaugi prasaan ragu-ragu, takut maka apa yang dapat anda lakukan?? Hanya kegagalan dan kurang menikamati semua apa yang akan anda lakukan. Karena logikanya segala hal yang ingin kita lakukan harus berdasarkan keyakinan dan kemauan yang kuat dari dalam hati. Sebagai contoh mungkin, saat anda ingin minum saja sebagai contoh sederhana kalau tidak yakin apa yang anda minum atau apa yang ingin anda minum apakah mungkin anda akan dapat minum??? Jawabanya pasti TIDAK!!! Itu baru contoh yang sangat sederhana sama halnya dalam hal-hal yang berskala besar, sangat diwajibkan dan di haruskan dua sikap diatas harus ada yaitu Yakin dan Mau. Itu baru membahas maslaah sikap takut dan ragu sekarang bagaimana dengan sikap Sombong??? Menjadi seorang pemimpin jangan lah sombong karena sikap ini lah yang membuat citra anda hancur dan akhirnya di jauhi para relasi anda di kemudian hari.

Jadi, betapa indahnya menjadi seorang pemimpin itu hanya dapat dirasakan oleh pemimpin itu sendiri, dan betapa pun sakitnya dan mengerikannya menjadi seorang pemimpin juga hanya dapat dirasakan oleh orang itu sendiri. Namun penilaian baik buruknya seorang pemimpin dikembalikan kepada mereka yang dipimpinnya.
Ntar gue sambung lagi di postingan selanjutnya bagaimana sih cara memanajemen waktu ketika menjadi seorang pemimpin,  oke brey???

Minggu, 03 Juli 2011

we love you (Mira Lestari)

Pilihan dalam hidup adalah sebuah keharusan namun sangat sulit dalam mengambil pilihan itu sendiri, hanya orang-orang yang punya tekad dan keyakinan yang kuatlah yang mampu melakukan hal itu. Dan sungguh aku sendiripun sulit apabila dihadapkan dalam dua pilihan dan diberikan deadline untuk sebuah keputusan antara dua pilihan tersebut, dimana Hati, fikiran, dan segala sesuatu yang ada di kita dan lingkungan sangat mempengaruhi hal itu. Ini kisah Mira Mentari peserta BPAP tahun 2011 tujuan Bengkulu berasal dari aceh yang satu tujuan dengan saya, dimana dia dihadapkan pada 2 pilihan yang sangat sulit antara bertahan di Bengkulu atau pergi ke India untuk menerima Beasiswa S2 di University of new Delhi. Pilihan tinggal pilihan dan dia harus melakukan itu karena ku yakin apapun keputusan mu itulah yang terbaik Good Luck my sister.
Sebuah kenangan yang akan slalu terukir dalam hati kita antara Aceh, Kalsel, Sulawesi Tenggara, Bengkulu.yang akan menjadi Analogi buat anak-anak kita dimasa akan datang. Mengutip dari perkataan sahabat dan saudara kita Ancin "bahwa ada om dan tante (saudara Ayah atau ibu) di Aceh, Kalsel, Sultra dan Bengkulu" yang sungguh selamanya adalah saudara kita.
Terkhusus kepada Mira Mentari yang Harus meninggalkan kami lebih dulu kami titipkan Sejuta angan kami juga kaka ku yang "manja". Heheheh maaf ka, sudah ngatain kaka manja karena kata ochie(Kalsel) kaka memang manja heheheh kidding ka. Peace ^_^...
Kau pergi demi cita-cita yang memang kau dambakan (Beasiswa S2 di University of New Delhi, India), semoga kaka sukses dan mampu menggapai apa yang kaka idamkan selama ini. Dan ingat pesan saya kemaren ya kaka, bahwa nama kaka sekarang pake Bedebis belakangnya heheheheheheeheh (Mira Bedebis) hahahaha Kidding.
Nah tuh si dharma (Aceh) punya satu permintaan buat kaka. Katanya,"buat sebuah kalimat bijak berbahasa India." Hahahahaha sungguh Dharma ini luar biasa permintaan...
Oh iya kaka, aku cuma minta satu hal dari kaka yaitu "lakukan yang menurutmu baik,dan jauhi yang menurutmu tidak baik".
Huaaaa, T_T (sad Mood on), sedih juga liat Yasii ade ka mira di Ketaping muram wajahnya kehilangan sosok kakak yang baru di kenal dan sekarang udah meninggalkannya.
Sabar ya de, dia melakukan itu untuk membanggakan kita dan Indonesia, sekarang yang harus kita lakukan adalah mendo'akan dan memberikan dukungan serta semangat yang luar biasa kepada kaka kita Mira. Jangan pernah meneteskan air mata karena perjuangannya harus kita tatap dengan senyuman. Seperti kata-kata saya biasanya, "senyum satu Milyar n_n" hhehehehehehehehe
Tapi, jujur aja hatiku menangis eh ternyata karena harus merelakan kaka ku yang manja ini, kaka ku dari aceh yang takut ketika disuruh sosialisasi..hahahaha peace ka, damai..damai..n_nV..wkkwkwkwkw
Memang terkadang hidup ini mengharuskan adanya perpisahan dan nanti ada pertemuan yang sungguh sangat berkesan bagi kita semua. Jauh dimata dekat dihati. Hehehehehe
Ku yakin kau orang terpilih ka mira yang memang pantas untuk mendapatkan itu
Kau terkenang, kau menjadi jadi dari Keluarga Bedebis dan sungguh we're loving you!!!
Berpisah untuk bertemu kembali..